SELAMAT DATANG DI-BLOG KAMI YANG SEDERHANA. SEMOGA INFORMASI-INFORMASI YANG KAMI BERIKAN BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA. JANGAN LUPA MENGISI KOMENTAR ATAU DI-CHAT BOX. TERIMA KASIH....... SMA 2 BAE forum

mainan baru itu bernama Rubik

4 komentar Senin, 04 Januari 2010

posting pertama di tahun baru 2010 kali ini admin akan membahas tentang permainan yang bagus dan mengasyikan yaitu rubik. teman teman pasti tahu rubik ini kan ? permainan yang berbentuk kubus berukuran 3x3x3. jika dilihat sepintas dalam keadaan acak permainan ini cukup sulit namun jika teman-teman telah mulai belajar dalam waktu 1-2 hari solving kubus ini akan sangat mudah. bentuk dari rubik's cube sendiri tidak hanya 3x3x3 tetapi ada juga yang besar mulai 4x4x4 sampai 7x7x7 dan ada yang imut berukuran 2x2x2. bentuk rubik sendiri tidak hanya kubus ada yang berbentuk piramid, bola, kubus yang dempet ( susah cari kata lain ) ,dll.
mainan ini mulai admin pegang sejak tanggal 25 November 2009 ( tepat hari PGRI ) kayak perjanjian aja ada tanggalnya..hehe... dan bisa dibilang sudah 1 bulan kami memegang, meremas, mengucek-ucek, dan mengotak-atiknya. seperti kalimat sebelumnya kami hanya 1 hari saja untuk belajar mulai dari membuat cross hingga menyelesaikan layer ketiga. untuk pemula kami akan berikan langkah-langkahnya dalam beginner methode :
 1. membuat cross

 membuat tanda salib ( plus ) di sembarang warna -kebanyakan orang warna putih-. untuk membuat cross yang kita perlukan hanya logika.
2. mengisi cross ( mengorientasi sisi bawah )
jika cross telah terbentuk kita akan mengisi ( mengorientasi )/ menyamakan warna sisi bawah. disini kita menghafal 2 rumus dan 2 rumus pembetulan agar letak warna sisi cross  dapat dimasukkan. ( maaf kalo bingung )

3. mengisi layer ke-2
setelah sisi cross terbentuk ( terorientasi semua/sama warnanya ) langkah selanjutnya mengisi layer kedua. sebelumnya jika kita benar dalam pengisian cross maka cross kita taruh pada bagian bawah dan terbentuk huruf T terbalik di tiap sisi (kecuali sisi atas ) untuk langkah ini kita hanya perlu menghafal 2 rumus.
4. membetulkan sisi atas

setelah layer kedua jadi langkah selanjutnya adalah mengorientasi layer atas. pertama kita harus mengidentifikasi terlebih dahulu pola apa yang terbentuk ( titik, garis atau L kecil ) kemudian kita masukkan rumus untuk membuat cross pada layer atas hingga terbentuk "ikan" dan layer atas terorientasi
dan hanya membutuhkan 3 rumus kondisi dan 1 rumus untuk mengorientasi.
5. mengorientasi layer 3

setelah semua warna sudah tersusun langkah terakhir kita membetulkan warna yang berada pada layer ketiga. disini kita  membutuhkan 3 rumus ( 1 rumus mengorientasi salah satu sisi dan 2 rumus terakhir )


jika langkah-langkah diatas benar maka rubik teman-teman akan terorientasi semua (sama warnanya )dan untuk tutorial lebih lanjut saya sarankan lewat video dari youtube atau yang lain.
semoga membantu
read more “mainan baru itu bernama Rubik”

Tips mencari duit untuk liburan

0 komentar Minggu, 27 Desember 2009

Tahun 2010 tinggal menunggu hari, dan renungilah semua perbuatan anda selama 1 tahun ini? Apakah ada perubahan atau tetap sama seperti yang dulu? berbenah dirilah yang asalnya baik jadi lebih baik,yang asalnya jahat rubahlah menjadi lebih jahat(bercanda). Nah anda pasti bosan kan melewatkan tahun baru ini hanya duduk manis sambil menonton TV dirumah? atau mewatkannya bersama pacar?(itu sih aku mau). Saya akan beri solusi kepada pembaca yang setia, yaitu "KUBURAN"? eh maksudku "LIBURAN". Tapi untuk hal satu ini anda perlu mengeluarkan uang cukup banyak, namun saya punya tips untuk masalah tersebut.

Tips agar cepat dapat uang :
1. Mengemis di lampu merah, tapi jangan pas lampu hijau bisa tertabrak mobil.
2. Mengambil duit orang tua, atau saudara.(jika anda orang waras pasti tidak akan    melakukannya)
3. Pinjam uang kepada teman.(jika kepepet),tapi jangan pinjam sama saya^_^.
4. Tips ini benar-benar untuk orang yang benar-benar butuh sekali duit, yaitu "NGERAMPOK"bank,tapi jangan di bank"RUT" ya?

Cukup sekian tips yang saya sajikan pada anda semua semoga bermanfaat dan anda langsung mempraktikannya dirumah, ditunggu komentarnya.......
"SALAM BLOGGING"
read more “Tips mencari duit untuk liburan”

offline 1 minggu

2 komentar Selasa, 01 Desember 2009

Maaf berhubung kami para admin masih duduk dibangku sma, dan untuk mengadapi ulangan semester 1, kami para admin akan offline untuk 1 minggu, sebelumnya saya mengucapkan minta maaf kepada para penbaca dan para sahabat blogger, maaf atas ketidak nyamanan ini. Do'akan kami (para admin) bisa mengerjakan dan mendapatkan nilai yang bagus amieeen........,,dan berhubung kami (para admin) sudah kelas 3 maka do'akan juga kita (para admin) bisa lulus dan mendapatkan nilai yang mantap...... terima kasih...... bon voyage.....
read more “offline 1 minggu”

Iedul Adha 27 Nopember 2009

2 komentar Jumat, 27 November 2009

Sudah lihat gambar disamping kan?lucukan kan?berhubung hari ini adalah hari idul adha maka saya ingin posting tentang sejarah dan seluk-beluk terjadinya idul adha,tapi ngomong-ngomong gambar ini sangat lucu ya?saking takutnya,kambing ini menunggang dipunggung orang yang mau menyembelihnya.....
sejarah idul adha
Peristiwa seperti hadirnya kembali hari raya Iedul Qurban, mentautkan kembali dimensi sejarah, tanggung jawab sosial kekinian serta masa depan keummatan. Dalam konteks sejarah peristiwa Iedul Adha menyegarkan kembali kepada ummat kisah yang terjadi antara nabi Ibrahim dan Ismail AS, serta kisah yang disunnahkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail AS  dengan hadirnya peristiwa berkorban itu, memberikan kepada ummat manusia suatu pelajaran penting, selain tentang komitmen ubudiyah kepada Allah secara total, tulus dan ikhlas bahkan sampai pada tingkat mengorbankan hal yang paling dicintai baik berupa diri maupun anak, suatu keikhlasan ubudiyah yang langsung dijawab oleh Allah baik dengan ridho maupun penerimaan, bahkan solusi alternatif, dari hal yang tadinya sangat menakutkan karena pengorbanan diri atau anak itu, menjadi hal yang sangat monumental dan bermanfaat ketika sang diri maupun anak dirubah menjadi hewan qurban.
Dalam konteks Rasulullah SAW peristiwa Iedul Qurban juga menandai tentang makna penting kesinambungan sejarah pengorbanan, reaktualisasi pengorbanan itu sendiri serta keberlanjutan dari hadirnya faktor sukses akibat dari dilanjutkannya tradisi berqurban secara ikhlas dan benar. Rasululah SAW bahkan mencontohkan sendiri, dan karenanya bukan hanya sekedar berwacana bagaimana beliau berqurban untuk diri dan keluarganya, sekaligus bahkan beliau menyembelih langsung hewan qurban itu. Rasulullah SAW mensunnahkan, hanya dengan Iman yang kongkritlah kesuksesan beribadah baik pada dimensi vertikal maupun horizontal dapat diwujudkan.


Jamaah sholat Iedul Adha yang dirahmati Allah.

Dalam dimensi kekinian, peristiwa hadirnya kembali Iedul Qurban juga membawa penyegaran-penyegaran penting tentang prinsip ketulusan, kepedulian yang perlu dilakukan secara kongkrit dan benar seperti yang pernah dicontohkan oleh nabi Ibrahim, Ismail dan Muhammad SAW itu. Karena memang sebagai mana dijelaskan dalam Al-Quran di dalam surat Al-hajj ayat 37 :

“ Sekali-kali Allah tidak akan menerima daging maupun darah dari hewan qurban, tetapi yang diterima oleh Allah adalah sikap takwa yang  menyemangati berqurban itu, demikianlah Allah telah menciptakan hewan-hewan qurban itu agar kalian selalu dapat mengagungkan Allah SWT dan mensyukuri hidayahNya kepada kalian semua, dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang berbuat ihsan”.

Dari dimensi ini maka merealisasikan berqurban adalah upaya untuk selalu memungkinkan hadirnya kembali sifat taqwa, yang menurut Al-Quran adalah kata kunci tentang keunggulan ummat manusia, dalam surat Al-Hujurat Allah menegaskan:

“ Wahai ummat manusia sesungguhnya allah telah menciptakan kalian dari laki-laki dan wanita dan Allah menjadikan anda berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenali, sesunguhnya yang paling utama di antara kalian di sisi Allah yang paling bertaqwa.รถ

Berqurban karenanya menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diperdalam maknanya dan sekaligus memperbanyak realisasinya. Sebab dalam diri berqurban itu mengandung dua makna yang sangat relefan untuk kita jadikan sebagai sarana penguat komitmen untuk menghadirkan manusia yang utama dengan taqwa. Dalam diri berqurban selain ada makna pengorbanan dengan menyembelih hewan qurban atau pengorbanan dalam bentuk pengeluaran infaq dan shodaqoh untuk membeli hewan qurban dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah SWT, yang selalu mengandung dimensi keikhlasan dan keihsanan, suatu capaian tangga yang tertinggi dalam keislaman melalui taqarrub kepada Allah SWT. Berqurban juga bermakna hadirnya taqarrub kepada sesama ummat manusia, baik karena dengan hadirnya hari raya Iedul Qurban ini tersegarkanlah kembali jalinan silaturahim dengan hadir dalam majelis-majelis sholat Iedul Adha, maupun dengan mudik pulang kampung seperti yang menjadi tradisi kaum muslim saudara-saudara kita di Timur Tengah, maupun dengan hadirnya kepedulian sosial yang kongkrit dalam bentuk daging hewan qurban baik yang dibagikan kepada masyarakat yang terdekat dengan para pequrban, maupun yang dikirimkan jauh ke daerah-daerah para dhuafa yang memerlukan santunan daging hewan qurban.
Kedua jenis taqarrub kepad Allah dan kepada sesama, yang merupakan realisasi penguatan hablun minallah dan hablun minannas itu, adalah suatu hal yang sangat dipentingkan untuk selalu hadir di tengah ummat Islam Indonesia khususnya dan bangsa Indonesia umumnya. Apalagi ketika kita masih berada pada awal tahun seperti sekarang ini. Sebab berkepanjangannya krisis yang menimpa ummat maupun bangsa apakah dalam bentuk krisis moral, sosial, ekonomi, politik seperti masih terjadinya terror bom yang terkutuk yang pasti tidak dilakukan oleh agama apapun, tetapi kehadirannya telah menghadirkan stigma dan apatisme. Maka kehadiran kembali pemaknaan Iedul Qurban sebagai sarana untuk taqarrub kepada Allah dan taqarrub kepada sesama manusia menjadi sangat penting dan mendesak untuk direaktualisasikan. Hanya dengan hadirnya kembali kesadaran bahwa terobosan di tengah kejumudan apatisme dan fitnah, dapat dilakukan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim, Ismail dan Muhammad SAW itu. Terobosan yang tak terpikirkan itu ternyata bisa dilakukan, dan ketika dilakukan ternyata bisa suskes menghadirkan solusi, dan ternyata ia selalu bisa dilanjutkan dan disebar luaskan. Semangat ini sekali lagi jelaslah amat urghen untuk dihadirkan kembali agar bangsa Indonesia, yang mayoritas mutlak beragama Islam, agar dapat segera keluar dari krisis-krisisnya, dengan memaksimalkan potensi-potensi positif yang dimilikinya, sejarah sukses yang dimilikinya juga, juga beragam faktor keberhasilan yang selama ini bisa dimunculkan. Memang tidaklah benar bahwa suatu bangsa atau kumpulan umat hanyalah berisi kegagalan yang tidak memberikan harapan. Pasti selalu saja hadir terobosan-terobosan yang bisa dijadikan sebagai modal besar untuk bangkitnya ummat dan bangsa. Seperti yang kita lihat dan kita rasakan bagaimana kedamaian ummat di Aceh bisa dihadirkan dari sela-sela duka nestapa akibat dari Tsunami.
Prinsip taqarrub ke pada Allah dan taqarrub kepada manusia adalah prinsip yang sangat tepat untuk diaktualisasikan kembali, dengan taqarrub kapada Allah seperti dalam ikhlas menyembelih hewan qurban itu, maka derajat kemanusiaan kita dibiasakan untuk berada dalam dataran-dataran tinggi keikhlasan, yang tidak lagi cara pandang kehidupannya terbelenggu oleh cara pandang yang serba sempit dan serba penuh kepentingan dan serba materistik . Cara pandang-cara pandang yang biasanya membuat ummat manusia menjadi sangat mudah untuk terjebak pada konflik kepentingan, serta mudah pula melanggar batas-batas akhlaq dan moralitas, ia menjadi mudah mengikuti hawa nafsu dan sikap-sikap anarkis yang negatif. Sebaliknya semangat taqarrub ini membuat dirinya berfikir dan bersikap secara mendasar, untuk kepentingan yang lebih luas dan yang lebih umum. Ia akan terbiasa mempertahankan prinsip kebenaran dan berkerja keras untuk merealisasikannya dengan cara-cara yang makruf dan tidak dengan cara yang munkar.
Adapun taqarrub kapada sesama ummat manusia dalam konteks ini juga menjadi sangat urghen untuk selalu disegarkan. Memahami tentang peran sejarah yang selalu bisa dilakukan, serta dampak positif yang bisa diberikan pada sesama sekalipun itu melalui pembagian daging qurban adalah suatu kesadaran yang sangat penting untuk selalu dimunculkan. Sebab di tengah kekhawatiran terjadinya keretakan ukhuwah antar ummat, maupun keretakan antara anak bangsa akibat dari adanya salah faham, fitnah, maupun egoisme kelompok, daerah maupun kepentingan, kesenjangan dan berbagai masalah sosial jelaslah amat diperlukan hadirnya terobosan segar yang bisa meminimalisirnya karena terjadinya faktor-faktor yang dikhawatirkan itu. Sebab dengan hadirnya keikhlasan dari para pequrban yang dengan santun membagikan hewan qurban kepada tetangga maupun masyarakat lain yang membutuhkannya, hal positif ini diharapkan dapat merekatkan kembali ukhuwah dan kepedulian antar sesama, bahkan lebih dari pada itu hal positif ini diharapkan dapat menyemangati anak ummat, dan  anak bangsa bahwa yang ada di tengah mereka bukanlah hanya individualisme dan matrealisme tetapi juga masih ada kepedulian antar sesama yang akan menyirami kegersangan-kegersangan cara berfikir, cara bertindak dan cara berhubungan di antara anak manusia. Itu adalah kunci penting hadirnya masyarakat yang bermartabat, masyarakat yang berukhuwah, yaitu masyarakat yang bertaqwa.

Jamaah sholat Iedul Adha yang dirahmati Allah


Dalam dimensi ke depan semangat taqarrub kepada Allah dan sesama manusia yang hadir dalam bentuk prosesi berqurban itu, bila ia dilandaskan pada semangat kesejarahan serta kekinian yang benar seperti diuraikan di muka, maka ia akan menjadi pilar yang sangat penting untuk mempetakan hadirnya masyarakat madany pada masa yang akan datang, dan sekaligus kehadiran masyarakat madany seperti itu merupakan penyemangat untuk kehidupan keseharian yang diisi oleh ummat pada masa sekarang ini yang sebagiannya penuh tantang dan cobaan, yang seolah-olah tidak lagi memberi ruang untuk hadirnya harapan.
Mengapa semangat taqarrub kepada Allah dan sesama menjadi penting untuk kehidupan kedepan? Sebab selain memang perjalanan akhir dan masa paling depan dari ummat manusia adalah ketika ia sesudah mati, dibangkitkan kembali oleh Allah dan akan dipertemukan kembali untuk mempertanggung jawabkan seluruh amal di dunia. Pada saat itu dia akan mendapatkan hak sebagaimana yang diusahakan apakah baik maupun buruk, apakah positif atau negatif. Semua begitu gamblang ditampilkan oleh Al-Quran Al-Karim. Seluruh tanaman kehidupan yang positif dan konstruktif, yang makruf sekecil apapun akan mendapatkan pahala berupa kebahagiaan tertinggi dan abadi di surga Allah SWT. Sebaliknya segala tanaman negatif dan destruktif, yang mungkar sekecil apapun akan juga mendapatkan imbalan siksa di neraka jahanam dengan segala kepedihannya itu. Tentulah sebagai manusia yang rasional dan modern dan apalagi beragama Islam, setelah mendapatkan penggambaran yang sedemikian kongkrit tentang kehidupan masa depan, yaitu kehidupan akhirat seperti di atas, tentulah ia tidak akan memilih untuk dirinya sendiri, maupun untuk sanak keluarganya maupun juga untuk kolega-koleganya hasil akhir yang akan menghadirkan kerugian, duka nestapa bahkan siksa di neraka. Dia pasti akan berupaya maksimal untuk menghindarinya, bahkan berdaya upaya untuk dapat merealisir apa saja yang dapat menyelamatkannya dan membahagiakannya. Dan itu amatlah mudah direlisir dengan memaksimalkan realisasi makna dan pengamalan serta prinsip berqurban yaitu taqarrub kepada Allah dan kepada sesama.
Dalam dimensi kehidupan di dunia, masa depan juga berarti waktu-waktu yang akan datang yang akan ditemui oleh ummat manusia. Dalam berbagai kajian futuristik yang diazaskan kepada pengenalan mendalam terhadap berbagai fenomena dan fakta yang telah bermunculan di saat-saat ini , banyak orang yang khawatir tentang masa depan kehidupan manusia akibat dari adanya penghancuran terhadap moralitas manusia, semakin melebarnya jurang antara si kaya dan si miskin, semakin menguatnya hegomoni global dari kelompok negara tertentu atas mayoritas negara-negara di dunia, yang itu semua menghadirkan kualitas ummat manusia serta hubungan antara mereka yang sangat rendah, serta sangat berdimensi serba berjangka pendek demi kepentingan arogansi yang pada gilirannya akan menghancurkan peradaban manusia. Sekali lagi hadirnya semangat bukan hanya taqarrub kepada Allah tapi pada sesama manusia itu adalah hadirnya kesadaran positif, kolektif dan historik seperti terealisir dalam peristiwa berqurban yang di contohkan oleh nabi Ibrahim, Ismail dan Muhammad SAW itu akan dapat bukan hanya menyelamatkan masa depan kemanusiaan, dengan menghindarkannya dari kecelakaan sejarah yang sangat fatal, tapi ia bahkan dapat menghadirkan, dengan mengulangi kembali faktor sukses dan peradaban ummat manusia yang cerdas, manusiawi serta membahagiakan seperti yang pernah dicontohkan oleh nabi Ibrahim, Ismail dan Muhammad SAW.


Faktor penting menghadirkan kembali semangat bertaqarrub kepada Allah dan bertaqarrub kepada sesama, menjadi semakin bisa diaktualkan, manakala ia juga digabungkan dengan pencerahan-pencerahan spiritual serta berkah sosial yang dimunculkan serta dibawa pulang oleh jemaah haji. Yang pada saat-saat ini mereka sedang melaksanakan peribadatan seperti yang di syariahkan oleh nabi Ibrahim, Ismail dan Muhammad SAW. Melalui suatu rangkaian ibadah yang amat berkorelatif antara ajaran yang kita lakukan kini di Indonesia dengan ajaran yang dilakukan oleh para jamaah itu di Masyairil Haram (Mekkah). Dalam dimensi yang historik dan mengglobal, para jamaah haji itu juga melakukan tugas peribadatan bertaqarrub kepada Allah dan bertaqarrub kepada sesama manusia. Doa mereka yang dikabulkan oleh Allah, semangat pencerahan keberagaman yang mereka rengkuh selama mereka di Mekkah dan Madinah, pertemuan mereka dengan jemaah haji seluruh dunia, semangat-semangat itu tentunya setelah mereka pulang ke daerah masing-masing tentunya menjadi spirit baru, semangat baru serta bukti lain bahwa melaksanakan syariat Islam dan mencontoh sunnah rasulullah SAW, selain ia bisa dilakukan sepanjang sejarah kemanusiaan, ia pun bisa ditularkan menjadi spirit yang memberdayakan dan meningkan kualitas kehidupan manusia. Sebab sebagaimana berqurban, hajipun dilandasi dengan bekal yang paling utama yaitu taqwa.
Sebentar lagi para jamaah haji kita akan pulang kembali ke tengah-tengah kita, dengan kemabruran haji mereka diharapkan mereka akan dapat menjaga keberlangsungan dari semangat berqurban yaitu bertaqarrub kepada Allah dan kepada sesama. Dan dengan interaksi antar sesama ummat dalam konteks itu maka jelas sekali dampak positif akan selalu bisa di munculkan yaitu beragama Islam yang membawa penyelamatan kemanusiaan, itulah Islam yang sebenarnya, Islam yang rahmatan lil’alamin.
Marilah kita menutup khutbah ini dengan bersama berdoa memohon kepada Allah, kiranya Allah berkenan mengabulkaNnya, Amiin ya Rabbal ‘alamiin.

read more “Iedul Adha 27 Nopember 2009”

my Technorati code

0 komentar


fuih gak terasa udah sebentar lagi mau ulangan dan pasti efek dari hal tersebut adalah kami (admin) akan berhenti sementara untuk meng-update artikel. thanks buat para pengunjung yang telah membaca, memberi coment, dan menjadi follower. dan buat vairus yang telah memberi award. untuk postingan terakhir sebelum ulangan kami (admin) akan memposting tentang kode technorati yaitu GFZWX2UVRNN5.

sedikit tentang technorati, Technorati adalah sebuah direktori terbesar saat ini dan memiliki fasilitas/fungsi yang cukup besar yaitu sebagai BlogSearch, Tags Aggregator dan Online Bookmarks. Dengan mendaftar di Technorati, itu akan meningkatkan traffic pengunjung ke blog kita, dan blog/website kita lebih dapat dikenal oleh blogger lain, dan ini pun bisa disebut sebagai salah satu strategi SEO untuk blog/website kita. Dengan mendaftarkan blog kita di Technorati, kita juga bisa mengetahui situs / blog mana saja yang memasang link ke blog kita.

segitu saja, kami akan kembali memposting lagi setelah ulangan dan doakan semoga mendapatkan nilai baik semua dalam ulangan semester kali ini. thanks SALAM FATE
read more “my Technorati code”

Einstein Quotes

0 komentar Rabu, 25 November 2009

Again In special day I will post about Einstein Quotes. don't be bored friend okay ..?? in this time Einstein Quotes just not about his wise word but also his quotes in intuition, life, peaceful, philosophic, science, youth and other. So enjoy with his words and make it as your inspiration....Here We go !!!

(jika ingin terjemahannya silakan klik disini)


1. E = M C2

2. The most beautiful thing we can experience is the mysterious. It is the source of all true art and all science. He to whom this emotion is a stranger, who can no longer pause to wonder and stand rapt in awe, is as good as dead: his eyes are closed.

3. A man's ethical behavior should be based effectually on sympathy, education, and social ties; no religious basis is necessary. Man would indeed be in a poor way if he had to be restrained by fear of punishment and hope of reward after death.

4. The further the spiritual evolution of mankind advances, the more certain it seems to me that the path to genuine religiosity does not lie through the fear of life, and the fear of death, and blind faith, but through striving after rational knowledge.

5. Now he has departed from this strange world a little ahead of me. That means nothing. People like us, who believe in physics, know that the distinction between past, present, and future is only a stubbornly persistent illusion.

6. You see, wire telegraph is a kind of a very, very long cat. You pull his tail in New York and his head is meowing in Los Angeles. Do you understand this? And radio operates exactly the same way: you send signals here, they receive them there. The only difference is that there is no cat.

7. One had to cram all this stuff into one's mind for the examinations, whether one liked it or not. This coercion had such a deterring effect on me that, after I had passed the final examination, I found the consideration of any scientific problems distasteful to me for an entire year.

8. One of the strongest motives that lead men to art and science is escape from everyday life with its painful crudity and hopeless dreariness, from the fetters of one's own ever-shifting desires. A finely tempered nature longs to escape from the personal life into the world of objective perception and thought.

9. He who joyfully marches to music rank and file, has already earned my contempt. He has been given a large brain by mistake, since for him the spinal cord would surely suffice. This disgrace to civilization should be done away with at once. Heroism at command, how violently I hate all this, how despicable and ignoble war is; I would rather be torn to shreds than be a part of so base an action. It is my conviction that killing under the cloak of war is nothing but an act of murder.

10. A human being is a part of a whole, called by us 'universe', a part limited in time and space. He experiences himself, his thoughts and feelings as something separated from the rest... a kind of optical delusion of his consciousness. This delusion is a kind of prison for us, restricting us to our personal desires and to affection for a few persons nearest to us. Our task must be to free ourselves from this prison by widening our circle of compassion to embrace all living creatures and the whole of nature in its beauty.

11. Most teachers waste their time by asking questions which are intended to discover what a pupil does not know, whereas the true art of questioning has for its purpose to discover what the pupil knows or is capable of knowing.

12. It is better for people to be like the beasts...they should be more intuitive; they should not be too conscious of what they are doing while they are doing it.

13. The life of the individual has meaning only insofar as it aids in making the life of every living thing nobler and more beautiful. Life is sacred, that is to say, it is the supreme value, to which all other values are subordinate.

14. My pacificism is an instinctive feeling, a feeling that possesses me because the murder of people is disgusting. My attitude is not derived from any intellectual theory but is based on my deepest antipathy to every kind of cruelty and hatred.

15. There are two ways of resisting war: the legal way and the revolutionary way. The legal way involves the offer of alternative service not as a privilege for a few but as a right for all. The revolutionary view involves an uncompromising resistance, with a view to breaking the power of militarism in time of peace or the resources of the state in time of war.6. To my mind, to kill in war is not a whit better than to commit ordinary murder.

16. Nationalism is an infantile disease. It is the measles of mankind.

17. He who joyfully marches to music rank and file, has already earned my contempt. He has been given a large brain by mistake, since for him the spinal cord would surely suffice. This disgrace to civilization should be done away with at once. Heroism at command, how violently I hate all this, how despicable and ignoble war is; I would rather be torn to shreds than be a part of so base an action. It is my conviction that killing under the cloak of war is nothing but an act of murder.

20.Everything is determined by forces over which we have no control. It is determined for the insect as well as for the star. Human beings, vegetables, or cosmic dust - we all dance to a mysterious tune, intoned in the distance by an invisible piper.

21. After a certain high level of technical skill is achieved, science and art tend to coalesce in esthetics, plasticity, and form. The greatest scientists are always artists as well.

22. You cannot love a car the way you love a horse. The horse brings out human feelings the way machines cannot do. Things like machines may develop or neglect certain things in people ... Machines make our life impersonal and stultify certain elements in us and create an impersonal environment.

23. People do not grow old no matter how long we live. We never cease to stand like curious children before the great Mystery into which we were born.

24. Nothing is more destructive of respect for the government and the law of the land than passing laws which cannot be enforced. It is an open secret that the dangerous increase of crime in this county is closely related with this.

25. A photograph never grows old. You and I change, people change all through the months and years but a photograph always remains the same. How nice to look at a photograph of mother or father taken many years ago. You see them as you remember them. But as people live on, they change completely. That is why I think a photograph can be kind.

26. A photograph never grows old. You and I change, people change all through the months and years but a photograph always remains the same. How nice to look at a photograph of mother or father taken many years ago. You see them as you remember them. But as people live on, they change completely. That is why I think a photograph can be kind.

jika
read more “Einstein Quotes”

Hebatnya Huruf "T"

2 komentar Selasa, 24 November 2009

Tatkala Temperatur Terik Terbakar Terus, Tukang Tempe Tetap Tabah, "Tempe-Tempe", Teriaknya.

Ternyata Teriakan Tukang Tempe Tadi Terdengar Tukang Tahu, Terpaksa Teriakannya Tambah Tinggi, "Tahu...Tahu...Tahu...!"

"Tempenya Terbaik, Tempenya Terenak, Tempenya Terkenal !!!", Timpal Tukang Tempe.

Tukang Tahu Tidak Terima, "Tempenya Tengik, Tempenya Tawar, Tempenya Terjelek.....!!". Tukang Tempe Tertegun, Terhenyak, "Teplakk...!" Tamparannya Tepat Terkena Tukang Tahu.

Tapi Tukang Tahu Tidak Terkalahkan, Tendangannya Tepat Terkena Tulang Tungkai Tukang Tempe. Tukang Tempe Terjengkang Tumbang!. Tapi Terus Tegak, Tatapannya Terhunus Tajam Terhadap Tukang Tahu.

Tetapi Tukang Tahu Tidak Terpengaruh Tatapan Tajam Tukang Tempe Tersebut, "Tidak Takut"!!" Tantang Tukang Tahu.

Tidak Ternyana Tangan Tukang Tempe Terkepal, Tinjunya Terarah. Terus Tonjokannya Tepat Terkena Tukang Tahu, Tak Terelakkan !. Tujuh Tempat Terkena Tinjunya, Tonjokan Terakhit Tepat Terkena Telak. Tukang Tahu Terjembab.

"Tolong...Tolong...Tolong...!", Teriaknya Terdengar Tinggi. Tetapi Tanpa Tunda Tempo, Tukang Tempe Teruskan Teriakannya,"Tempe...Tempe...Tempe...!!" Tukang Tahu Tambah Teriak "Tararahu.. Tararahu, Tandingin Tararempe.. Tararempe...


Tape Teh


Thanks


Team TEFA

read more “Hebatnya Huruf "T"”